Semarak Hari Kartini 2026 di BRI BO Stabat: Bukan Sekadar Kebaya, Tapi Ujian Nyata Emansipasi di Dunia Kerja

Redaksi Media Bahri
0

Langkat – Bahrinews.id | Peringatan Hari Kartini 2026 di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Stabat berlangsung semarak. Balutan kebaya anggun dan batik rapi mendominasi ruang layanan, menghadirkan nuansa budaya yang kental. Namun di balik estetika itu, publik patut bertanya: sejauh mana semangat emansipasi benar-benar dihidupkan, bukan sekadar seremoni tahunan?


Insan BRILiaN, khususnya di lini operasional, tampil kompak mengenakan busana tradisional. Pekerja perempuan berkebaya, pekerja laki-laki berbatik. Pemandangan ini memang memikat secara visual, tetapi esensi perjuangan Raden Ajeng Kartini sejatinya tidak berhenti pada simbol.


Branch Office Head (BOH) BRI Stabat, Ramlan, menyebut momentum Kartini sebagai penguat peran perempuan dalam pelayanan dan profesionalitas kerja. Pernyataan tersebut terdengar ideal, namun realitas dunia kerja sering kali masih menyisakan tantangan—mulai dari kesetaraan posisi strategis hingga ruang pengambilan keputusan.


“Perempuan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” ujarnya.


Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa perempuan di sektor perbankan bukan hanya wajah pelayanan, tetapi juga harus diberi ruang lebih luas dalam kepemimpinan dan kebijakan. Jika tidak, semangat Kartini berpotensi tereduksi menjadi rutinitas simbolik setiap 21 April.


Di kantor BRI BO Stabat, Stabat, suasana pelayanan tetap berjalan optimal. Bahkan, sentuhan budaya disebut membuat interaksi terasa lebih hangat dan humanis. Namun, ukuran keberhasilan peringatan Kartini seharusnya tidak hanya diukur dari suasana, melainkan dari perubahan konkret dalam sistem kerja yang inklusif dan adil.


Penggunaan kebaya dan batik memang bentuk pelestarian budaya yang patut diapresiasi. Tetapi, semangat Kartini menuntut lebih dari itu—yakni keberanian meruntuhkan batas, membuka akses, dan memastikan perempuan berdiri sejajar, bukan sekadar tampil anggun di balik meja layanan.


Peringatan Hari Kartini di BRI BO Stabat akhirnya menjadi refleksi: apakah ini sekadar perayaan simbolik, atau benar-benar langkah menuju emansipasi yang substansial?

Jurnalis : Agus Sidarta
Editor : Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Hubungi Kami
Ok, Go it!