Lebak - bahrinews.id ll Warga kampung Sampora RT.001/001 desa Cilangkap, kecamatan Maja, kabupaten Lebak - Banten meminta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) segera membangun tanggul di bantaran Sungai Cidurian, Kecamatan, Maja desa Cilangkap kabupaten Lebak Banten. (30/01/26)
Pasalnya, saat ini dampak dari abrasi semakin meluas dan sudah banyak rumah warga yang longsor akibat banjir parah yang terus terulang sehingga menimbulkan abrasi yang terus meluas dan akan terulang kembali pada masa mendatang atau setiap musim penghujan.
Menurut informasi dari salah satu tokoh masyarakat yaitu Ustad Mujib menjelaskan,"dampak longsor ini sudah beberapa rumah yang terkena dampak abrasi, sekitar 20 unit rumah, dan perlu diketahui bahwa di daerah ini rawan longsor," Jelasnya kalau
Lebih lanjut, kalau permasalahan ini tidak segera ditanganinl oleh balai besar BBWSC3 Cidurian Ciujung, yang dikuatirkan akan berdampak tergerusnya tanah dan bangunan sekitaran bantaran kali tersebut, semoga tidak ada korban jiwa," inbuhnya.
"Maka ke depan kami akan koordinasi dengan BBWSC3 supaya ada pembuatan tanggul di Sungai Cidurian,” pungkasnya.
Warga masyarakat meminta pembuat tanggul ini segera terwujud, disamping untuk pengendali banjir sangat mendesak, dan sekarang warga pun telah banyak yang mengungsi ke tempat yang aman, karena warga khawatir dengan intensitas hujan sehingga meluapnya air, yang sudah dipastikan longsor akan terjadi yang akan menghanyutkan rumah warga.
Warga kampung Sampora yang di komandoi oleh ustdad Mujid sebagai tokoh masyarakat, saat ini pun sudah berusaha dengan bergotong- royong memasang tanggul dengan bambu seadanya hasil swadaya masyarakat, dan semoga diturunkannya bantuan alat berat dari pemerintah, terutama BBWSC3 segera turun tangan dan gerak cepat segera menangani permasalahan tersebut. (Red)

