SERANG – bahrinews.id ll Sejumlah wilayah di Kota Serang, Banten, dilanda banjir akibat tingginya intensitas curah hujan. Salah satu lokasi yang terdampak adalah kawasan bersejarah Masjid Banten Lama dan kompleks Makam Pangeran Arya Dilah, putra Sultan Maulana Hasanuddin, yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Hingga Jumat (2/1/2026) pukul 18.00 WIB, genangan air masih terlihat menggenangi pelataran kawasan masjid dan kompleks pemakaman. Sejumlah petugas tampak bahu-membahu melakukan upaya pembersihan dan mengalirkan air ke area pembuangan.
“Masih banjir di area Makam Pangeran Arya Dilah. Sekarang ketinggian air sekitar semata kaki orang dewasa, kurang lebih 60 sentimeter. Tadi sempat setinggi 10 hingga 15 sentimeter,” ujar Ustadz Oman, selaku pengurus makam, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Ustadz Oman, banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak sore hari, ditambah tidak berfungsinya saluran drainase pembuangan air di sekitar kawasan tersebut. Hingga saat ini, genangan air masih belum sepenuhnya surut.
Meski demikian, banjir tidak sampai memasuki area utama Masjid Banten Lama. Namun, area pemakaman yang kerap dikunjungi para peziarah terdampak cukup parah akibat genangan air.
Salah seorang warga setempat menilai, saluran air di sekitar makam perlu segera dilakukan normalisasi untuk mencegah banjir berulang. Ia mendesak agar Dinas PUPR Kota Serang bersama instansi terkait, termasuk Sumber Daya Air (SDA), segera melakukan perbaikan dan normalisasi drainase yang sudah lama tidak berfungsi.
“Kalau hujan lebat pasti banjir. Saluran air ini sudah lama tidak dinormalisasi, jadi kami berharap segera ditangani,” tuturnya.
(Red)

