BAHRINEWS.ID | MEDAN — Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Sumatera Utara (USU) dan Pemerintah Kabupaten Dairi resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) sebagai tindak lanjut nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati sebelumnya.
Penandatanganan MoA yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) tersebut menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kesehatan, serta pembangunan berkelanjutan.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Dairi dipimpin langsung Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, M.M. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Junihardi, perwakilan BAPPEDA, Direktur RSUD Sidikalang, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Dairi.
Bupati: Pembangunan Tak Cukup Hanya Mengandalkan Infrastruktur
Dalam sambutannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas manusia harus menjadi bagian utama dari strategi pembangunan.
Dengan pengalaman sebagai dosen sejak 1980, Vickner mengaku terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
"Selama 14 bulan terakhir ini, saya telah memberikan kuliah umum di 14 perguruan tinggi. Saya percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia," ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak SDM berkualitas sekaligus menghasilkan gagasan dan inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan pembangunan di daerah.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Dairi disebut tetap berupaya menjaga kesinambungan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Penguatan kapasitas aparatur, profesionalisme, disiplin, dan etos kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda tersebut.
Mahasiswa Kedokteran Berpeluang Magang di Dairi
Kerja sama dengan USU juga membuka peluang pengembangan program magang bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa kedokteran.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa sekaligus mendukung kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan Kabupaten Dairi.
Kolaborasi tersebut dinilai sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Lebih jauh, kemitraan USU dan Pemkab Dairi juga menjadi bagian dari implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.
USU Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata
Mewakili Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor III USU Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas terealisasinya kerja sama tersebut.
Ia mengatakan, pada periode kedua kepemimpinan Rektor USU, universitas mengusung tema "The Era of Ultimate Excellence" sebagai bentuk komitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat.
"Sebagai salah satu universitas tertua di Sumatera Utara, USU memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa. Kami meyakini bahwa Kabupaten Dairi juga memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Menurut Prof. Himsar, MoA tersebut tidak boleh berhenti sebatas dokumen administratif. Kesepakatan itu harus diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ia menambahkan, USU saat ini juga terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Salah satunya melalui kunjungan perwakilan sekitar 1.200 manager dari Belanda yang memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan negara-negara berkembang.
Jejaring tersebut, menurutnya, dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi USU maupun pemerintah daerah.
"USU selalu terbuka terhadap kerja sama produktif yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pembangunan daerah melalui pendidikan, riset, dan inovasi," tegasnya.
SPs USU: MoA Harus Membuka Potensi Kolaborasi Lebih Luas
Sementara itu, Direktur SPs USU Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya penandatanganan MoA tersebut.
Ia menjelaskan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kunjungan SPs USU ke Rumah Dinas Bupati Dairi pada 22 Juni 2026 dalam rangka sosialisasi program studi di lingkungan SPs USU.
"Kunjungan kami saat itu disambut dengan sangat baik oleh Bapak Bupati. Hari ini, 6 Agustus 2026, kami merasa terhormat menerima kunjungan balasan Pemerintah Kabupaten Dairi untuk melaksanakan penandatanganan MoA," ungkapnya.
Menurut Evawany, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang menjadi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata.
"Kami berharap kerja sama ini mampu membuka berbagai potensi kolaborasi yang lebih luas bagi kedua belah pihak dalam mendukung pembangunan Kabupaten Dairi sekaligus memperkuat peran USU sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat," ujarnya.
Dari Dokumen ke Program Nyata
Melalui MoA tersebut, SPs USU dan Pemkab Dairi berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas aparatur, kesehatan, serta pengembangan SDM.
Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi penting ketika pembangunan dituntut semakin berbasis data, riset, inovasi, serta kualitas SDM.
Bagi Kabupaten Dairi, kolaborasi dengan USU dapat menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas aparatur sekaligus menghadirkan dukungan akademik dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Sedangkan bagi USU, kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah dalam menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.
Jika diimplementasikan secara konsisten, MoA ini berpotensi menjadi jembatan antara kampus, pemerintah, dan masyarakat untuk mendorong pembangunan Dairi yang lebih sehat, berpendidikan, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Reporter: Mhd. Zulfahri Tanjung & Red
Editor: Zulkarnain Idrus



