Wisuda dan Pengambilan Sumpah Profesi Ke-7 Gelombang 2 Universitas Faletehan 2025: Lulusan Siap Bersaing di Era Digital Global

Media Bahri
0







SERANG – bahrinews.id - Atmosfer penuh haru, bangga, dan optimisme menyelimuti Graha Universitas Faletehan saat ratusan mahasiswa resmi dikukuhkan dalam acara Wisuda VII dan Pengambilan Sumpah Profesi Tahun Akademik 2025/2026 Gelombang 3 Sesi 5, Selasa (19/5/2026).


 Momentum ini menjadi simbol lahirnya generasi profesional baru yang siap bertarung di tengah kerasnya persaingan dunia kerja global dan revolusi digital.
Sebanyak 388 lulusan dari program Magister, Profesi, Sarjana, hingga Diploma Tiga resmi diwisuda. Mereka berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Faletehan, mulai dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, hingga Fakultas Ekonomi dan Bisnis.



Dalam pidatonya yang penuh semangat, Rektor Universitas Faletehan menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjuangan sesungguhnya di dunia nyata yang penuh tantangan.


“Wisuda bukan hanya menerima ijazah, tetapi memikul amanah baru. Dunia menanti kontribusi kalian dalam bidang keilmuan, profesionalitas, dan kepedulian sosial,” tegas Rektor di hadapan para wisudawan dan orang tua.


Pidato tersebut disambut tepuk tangan meriah para hadirin. Sang Rektor juga mengingatkan bahwa bonus demografi yang sedang dihadapi Indonesia harus dijawab dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan bermental kuat.


“Yang akan bertahan bukan hanya yang pintar, tetapi yang mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.


Faletehan Gaungkan Transformasi dan Ekspansi Global Universitas Faletehan kini terus memperkuat posisinya sebagai kampus inovatif dan berdaya saing internasional. Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan bahwa kampus tengah mempersiapkan pembukaan Program Magister Keperawatan dan Fakultas Kedokteran sebagai langkah strategis pengembangan institusi.



Tak hanya itu, Universitas Faletehan juga memperluas jejaring internasional dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, Taiwan, Australia, dan Jepang. Kolaborasi tersebut mencakup pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, hingga penguatan kapasitas dosen.


Hasilnya mulai nyata. Lulusan Faletehan kini berhasil menembus pasar kerja internasional, khususnya di bidang kesehatan dan teknik.


“Perawat Faletehan sudah ditempatkan di Jepang, Austria, Jerman, dan Belanda. Sementara tenaga teknisi teknik juga telah bekerja di Jepang. Ini bukti lulusan Faletehan mampu bersaing secara global,” ungkapnya.


Pernyataan itu menjadi suntikan motivasi bagi para wisudawan yang hadir. Banyak keluarga tampak haru dan bangga menyaksikan anak-anak mereka melangkah menuju masa depan profesional.


Revolusi Industri 4.0 Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Dalam pidato yang sarat pesan moral dan motivasi itu, Rektor juga menyoroti dampak Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital terhadap dunia kerja.


Menurutnya, perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya menghasilkan lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga harus mampu mencetak inovator, pemimpin, dan problem solver.
Karena itu, Universitas Faletehan terus mendorong para dosennya untuk melanjutkan pendidikan doktoral dan meningkatkan jabatan akademik hingga Guru Besar.


“Dosen bukan hanya pendidik, tetapi juga peneliti dan inovator yang mampu melahirkan solusi bagi tantangan zaman,” katanya.


Pesan Menyentuh untuk Wisudawan: Jangan Takut Gagal Di penghujung pidatonya, Rektor menyampaikan pesan emosional yang menyentuh hati para wisudawan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu berjalan mulus dan kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.


“Jika gagal, jangan menyerah. Jika jatuh, bangkitlah kembali. Setiap perjuangan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan sejati,” pesannya.
Ia juga meminta seluruh alumni menjaga nama baik almamater dan terus belajar sepanjang hayat di tengah dunia yang berubah sangat cepat.


Suasana semakin hangat ketika sang Rektor menutup pidato dengan pantun penuh makna yang langsung disambut riuh tepuk tangan para hadirin.


“Pergi ke pasar membeli pita,
Warnanya merah memikat mata,
Hari ini penuh suka cita,
Selamat wisuda pejuang cita-cita.”
Momentum wisuda ini menjadi bukti bahwa Universitas Faletehan tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membentuk generasi tangguh yang siap membawa perubahan di tingkat nasional hingga internasional.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Hubungi Kami
Ok, Go it!