MAKASSAR, Bahri news id – Menjadi pemimpin di tingkat sektor kepolisian membutuhkan kombinasi antara ketegasan, keahlian manajemen, dan pengalaman yang luas. Hal inilah yang kini diemban oleh AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., yang baru saja dilantik dan dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi Polisi (Kapolsek) Mamajang pada tahun 2026.
Pengukuhan dan penugasan AKP Tri Husada Wahyu Andromeda sebagai Kapolsek Mamajang. Ia membawa serta latar belakang pendidikan dan pengalaman yang sangat beragam, mulai dari bidang Teknologi Informasi (IT), manajemen industri musik, hingga menjadi pilot helikopter Kepolisian.
Pejabat yang dimaksud adalah AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T.. Lahir di Jakarta pada 6 Maret 1991, ia merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Gunadarma jurusan Teknologi Informasi.
Penugasan saat ini berada di Polsek Mamajang, wilayah hukum Polres Metro Makassar. Sebelumnya, ia telah bertugas di berbagai instansi strategis seperti Divisi TI Polri, Kemenko Polhukam, Akademi Penerbang Indonesia (Banyuwangi), Korps Polisi Udara (Polairud), hingga Sekolah Pimpinan Polri di Lembang.
- 2013-2014: Berkarier di industri IT dan media olahraga.
- 2014-2016: Berkarier di industri hiburan/musik (KLA Corporation).
- 2016: Memutuskan masuk Polri melalui jalur SIPSS.
- 2016-2020: Bertugas di Divisi Teknologi Informasi Polri.
- 2020-2024: Menjalani pendidikan penerbangan dan bertugas sebagai Pilot Helikopter Polairud.
- 2025: Mengikuti pendidikan Sespimma Polri dan menjabat sebagai Koordinator Sekretaris Pribadi Kapolairud.
- 2026: Diangkat menjadi Kapolsek Mamajang.
Penempatan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan terhadap kapabilitas AKP Tri. Dengan pengalaman lintas sektor yang unik—mulai dari pengembangan sistem digital, manajemen acara skala besar, hingga keterampilan menerbangkan helikopter—ia dinilai mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan kepolisian yang adaptif serta responsif di tengah masyarakat Mamajang.
Perjalanan karier AKP Tri sangat inspiratif dan tidak linear. Sebelum menjadi polisi, ia sukses membangun infrastruktur IT di portal berita olahraga hingga menjadi Road Manager grup musik legendaris KLa Project.
Memasuki usia 25 tahun, ia memilih jalan pengabdian dengan mengikuti seleksi SIPSS dan lulus dalam sekali percobaan. Keahlian teknisnya membuatnya dipercaya mengembangkan aplikasi publik dan sistem Call Center 110. Kemudian, ia berhasil menembus seleksi ketat menjadi penerbang Polri, meraih lisensi Commercial Pilot License (CPL), dan mengudara mengawal operasi kepolisian. Setelah menamatkan pendidikan kepemimpinan, ia kini siap memimpin di lapangan dengan visi pelayanan modern dan profesional.
Tim Red