Warga Soroti Proyek Penataan Gedung Pemuda Kota Tangerang, Diduga Gunakan Material Bekas

amsar
0

BahriNews.id - KOTA TANGERANG – Proyek Belanja Pemeliharaan dan Penataan Gedung Pemuda Kota Tangerang yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan warga Pasalnya, sejumlah fasilitas yang terpasang pada bangunan tersebut diduga menggunakan material bekas, sehingga memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan yang telah dilaksanakan.


Dugaan tersebut muncul setelah warga melihat kondisi beberapa fasilitas yang tampak kusam, mengalami perubahan warna, serta menunjukkan tanda-tanda keausan meskipun proyek tersebut baru selesai dikerjakan.


Salah seorang warga, Budi, mengaku heran dengan kondisi fasilitas yang terlihat tidak seperti barang baru. Menurutnya, apabila proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah, maka hasil pekerjaan seharusnya mencerminkan kualitas yang baik dan layak digunakan dalam jangka panjang.


"Kalau dilihat sekilas, ada beberapa bagian yang terlihat seperti bukan material baru. Saya tidak bisa memastikan itu barang bekas atau bukan, tetapi kondisinya menimbulkan pertanyaan di masyarakat," ujar Budi kepada wartawan.


Menurut Budi, masyarakat berhak mengetahui kualitas material yang digunakan dalam setiap proyek yang dibiayai oleh uang negara. Ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

"Kami hanya ingin ada keterbukaan.


 Kalau memang material yang digunakan sesuai spesifikasi dan ketentuan kontrak, tentu harus dijelaskan kepada masyarakat. Dengan begitu tidak ada prasangka atau dugaan yang berkembang," katanya.


Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Belanja Pemeliharaan dan Penataan Gedung Pemuda Kota Tangerang dengan nilai kontrak sebesar Rp168.117.008 dan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan material bekas yang menjadi sorotan warga. Oleh karena itu, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang.


Sebagai bentuk keberimbangan informasi, dugaan penggunaan material bekas tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum adanya penjelasan resmi maupun hasil pemeriksaan teknis dari pihak terkait. Namun demikian, warga berharap dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap hasil pekerjaan agar kualitas proyek yang menggunakan anggaran publik dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat


(Red)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Hubungi Kami
Ok, Go it!