SERANG,- bahrinetwork.com- Fakultas Sains dan Teknik Universitas Faletehan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan teknologi masa depan. Melalui kegiatan Kuliah Pakar bertajuk "Digital Transformation for Future Engineering", kampus tersebut menghadirkan akademisi internasional dan praktisi industri untuk membekali mahasiswa dengan wawasan terkini mengenai transformasi digital.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan pemateri internasional, Associate Professor Dr. Muhammad Herman bin Jamaludin dari University Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), serta Dr. Ir. Didik Iskandar, S.T., M.T., seorang praktisi industri yang berpengalaman dalam bidang rekayasa dan teknologi.
Dekan Fakultas Sains dan Teknik (FST) Assoc. Prof. Hj. Milawati Lusiani, M.Kep., Ph.D. menyampaikan dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan yang harus dikuasai oleh generasi insinyur masa depan.
"Teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), dan berbagai inovasi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia industri. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menjadi pelaku utama dalam transformasi tersebut," ujarnyaHj. Milawati Lusiani.
Menurut Mila, kuliah pakar ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif global mengenai perkembangan teknologi yang tengah berlangsung di berbagai sektor industri.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memperoleh wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi digital dapat diintegrasikan ke dalam berbagai bidang teknik dan menjadi bekal menghadapi era Industri 5.0," katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Program Studi (Kaprodi) S1 Teknik Elektro Erwan Darmawan, S.T., M.T. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperluas wawasan mahasiswa melalui kolaborasi akademik internasional.
"Kami sengaja menghadirkan narasumber dari Malaysia dan praktisi industri agar mahasiswa mendapatkan gambaran nyata mengenai perkembangan teknologi global sekaligus kebutuhan dunia kerja saat ini," ujar Erwan.
Ia menambahkan, tema transformasi digital dipilih karena relevansinya yang sangat tinggi terhadap perkembangan dunia teknik dan industri yang terus bergerak menuju sistem yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berbasis data.
Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari penerapan kecerdasan buatan, otomasi industri, Internet of Things, hingga tantangan sumber daya manusia dalam menghadapi revolusi teknologi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Faletehan berharap dapat melahirkan generasi insinyur yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kuliah pakar tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital kini bukan lagi wacana masa depan, melainkan realitas yang harus dipersiapkan sejak bangku perkuliahan.
