Gelar Haflatul Wada Angkatan ke-33, MTsN 1 Kota Cilegon Kembalikan Siswa kepada Orang Tua dan Titipkan Pesan Menjaga Akhlak

Media Bahri
0

CILEGON — bahrinews.id / Suasana haru dan penuh makna mewarnai pelaksanaan Haflatul Wada’ atau pelepasan peserta didik kelas IX Angkatan ke-33 Tahun Ajaran 2025/2026 di MTs Negeri 1 Kota Cilegon. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan madrasah tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum reflektif atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para siswa selama tiga tahun terakhir.

Mengusung tema “Mencetak Generasi Rabbani yang Cakap Digital dan Siap Menebar Manfaat di Era Global”, acara ini menjadi simbol berakhirnya masa pembinaan di madrasah sekaligus awal langkah baru para lulusan dalam menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kepala MTsN 1 Kota Cilegon, Edi Sudjarmanto, S.Pd., menegaskan bahwa esensi utama Haflatul Wada’ adalah bentuk pertanggungjawaban moral lembaga pendidikan kepada para orang tua.

“Ketika awal masuk, peserta didik diserahkan oleh orang tua kepada kami untuk dididik dan dibina. Hari ini, melalui Haflatul Wada’, kami menyerahkan kembali anak-anak tersebut secara resmi kepada orang tua mereka,” ujar Edi saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, madrasah tidak hanya berupaya mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Karena itu, pelepasan siswa menjadi momen penting untuk mengembalikan amanah pendidikan kepada keluarga dengan penuh rasa syukur.

Benteng Spiritual Menghadapi Tantangan Zaman

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang kian pesat, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi pergaulan bebas yang dapat menggerus nilai-nilai moral dan spiritual.

Untuk itu, selama masa pendidikan, MTsN 1 Kota Cilegon menanamkan berbagai pembiasaan ibadah sebagai fondasi karakter siswa. Kegiatan seperti Salat Duha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta salat wajib berjamaah menjadi bagian dari rutinitas harian yang terus dijaga konsistensiny
“Ini adalah upaya kami sebagai orang tua mereka selama berada di madrasah. Salat berjamaah, duha, dan tadarus merupakan benteng pertama sekaligus benteng terakhir bagi anak-anak. Harapannya, ke mana pun mereka melangkah, mereka akan selalu mengingat Allah SWT,” katanya.

Pendidikan spiritual tersebut, lanjut Edi, diharapkan mampu menjadi kompas moral bagi para lulusan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan di masa depan.

Menjaga Akhlak di Atas Segalanya
Dalam pesan perpisahannya, Kepala Madrasah menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, melainkan juga oleh kualitas akhlak dan sikap yang dimiliki.

Ia mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga salat dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ilmu pengetahuan akan kehilangan makna apabila tidak dibarengi dengan karakter yang baik.

“Pesan saya kepada anak-anak yang lulus, tetaplah menjaga salat dan akhlak kalian. Karena bagaimanapun hebatnya ilmu yang dimiliki, jika tidak disertai attitude yang baik, maka ilmu tersebut tidak akan memberikan manfaat yang sesungguhnya,” tegasnya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal moral bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan menghadapi lingkungan sosial yang semakin beragam.

Apresiasi Kemenag Kota Cilegon

Kegiatan Haflatul Wada’ semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Dr. H. Amin Hidayat, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan program pendidikan yang telah dijalankan MTsN 1 Kota Cilegon.

Menurutnya, madrasah telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter peserta didik.

Ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar melanjutkan pendidikan ke jenjang Madrasah Aliyah (MA), sehingga kesinambungan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dapat terus terjaga.

Harapan Kesetaraan bagi Madrasah

Menutup rangkaian kegiatan, Kepala MTsN 1 Kota Cilegon menyampaikan harapannya agar madrasah memperoleh ruang dan kesempatan yang sama dengan sekolah umum dalam mengembangkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, kesetaraan akses dan dukungan akan membuka peluang lebih besar bagi madrasah untuk terus berinovasi dan melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Kami berharap madrasah diberikan kesempatan yang setara dengan sekolah lainnya agar dapat berkompetisi secara sehat. Dengan kesempatan yang sama, kami optimistis dapat terus menggali potensi terbaik peserta didik dan membuktikan bahwa madrasah memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan sekolah umum,” ujarnya.

Acara Haflatul Wada’ Angkatan ke-33 ini turut mendapat dukungan dari sejumlah mitra perbankan, antara lain Bank BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI), bank bjb, bjb Syariah, dan Bank Muamalat. Seluruh keluarga besar MTs Negeri 1 Kota Cilegon pun menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan yang kini bersiap menapaki fase baru kehidupan.

Dengan bekal ilmu, akhlak, dan nilai-nilai spiritual yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan, para lulusan Angkatan ke-33 diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya cakap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga hadir sebagai pribadi yang memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

(Jie)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Hubungi Kami
Ok, Go it!