TEAM SERANKAI Cilegon Tebar Kurban 103 Paket, Sekaligus Gaungkan Dukung Infestasi, Serap Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal

Media Bahri
0

CILEGON, –  bahrinews.id / Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 dimanfaatkan Team SERANKAI Kota Cilegon untuk menggelar silaturahmi akbar sekaligus pemotongan hewan kurban yang berlangsung di Lokasi Lapangan Kawasan Proyek WANKAI, Jumat (29/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan pembina SERANKAI, unsur masyarakat, tokoh organisasi, perwakilan pemerintah, hingga aparat keamanan. Hadir dalam kegiatan itu Ketua SERANKAI Nino Suyitno, Sekjen Maman Hilman, Dewan Pembina H. Alawi, Wakil Pembina H. Isro Miroj, Ketua Penasehat H. Fakih Usman, Dewan Hafid, Team Garda SERANKAI (TEGAS), Team Srikandi SERANKAI, Team UMKM Srintil, pengusaha lokal SERANKAI, serta keluarga besar Team SERANKAI.

Selain itu, acara juga dihadiri perwakilan Polsek Purwakarta, RT/RW, tokoh masyarakat Kota Cilegon, Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, ormas dan LSM, serta Ketua TTKDH H, Halusi.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyembelih satu ekor kerbau dan satu ekor kambing dengan total distribusi sebanyak 103 bungkus daging kurban kepada pengurus, anggota, dan masyarakat sekitar. Acara juga dirangkai dengan makan rabeg bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas sosial.

Ketua SERANKAI, Nino Suyitno, dalam keterangannya menyampaikan bahwa terbentuknya SERANKAI merupakan bagian dari semangat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas investasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat lokal, khususnya terkait tenaga kerja dan pengusaha lokal di Kota Cilegon.

“Kita ingin bersama-sama menjaga kondusivitas dan mendukung investasi yang masuk. Harapannya, keberadaan investor besar ini juga dapat membantu mengurangi pengangguran di Cilegon dan memberikan ruang bagi masyarakat lokal,” ujar Nino.

Ia menjelaskan, SERANKAI saat ini ikut dilibatkan dalam pengamanan dan pendampingan aktivitas proyek yang sedang berjalan, termasuk pekerjaan pemancangan di kawasan industri tersebut.

Menurutnya, keberadaan organisasi itu juga bertujuan menjembatani komunikasi antara masyarakat, pelaku usaha lokal, dan pihak perusahaan agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

“Kita akan terus berkomunikasi dan memberikan support terhadap pelaksanaan proyek. Harapan kami, pengusaha lokal dan tenaga kerja lokal juga dapat terakomodir,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Pembina SERANKAI, H. Alawi, menegaskan bahwa organisasi tersebut hadir untuk mendukung pertumbuhan investasi yang sehat dan kondusif di Kota Cilegon.

Ia menyebut momentum Idul Adha sekaligus menjadi penanda dimulainya dukungan SERANKAI terhadap pelaksanaan proyek industri PT Wankai melalui vendor-vendornya.

“Visi dan misi kami adalah membantu pemerintah, membantu masyarakat, serta mengawal tumbuhnya investasi agar berjalan baik, aman, dan kondusif,” kata H. Alawi.

Menurutnya, SERANKAI juga akan fokus mengakomodir kepentingan tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, hingga pengusaha lokal agar dapat terlibat dalam rantai ekonomi proyek industri tersebut.

Ia mengungkapkan, saat ini sedikitnya terdapat sekitar 40 pelaku UMKM yang mulai bergerak dan terlibat dalam aktivitas ekonomi di sekitar proyek.

“Pengangguran di Kota Cilegon harus menjadi prioritas. Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh database tenaga kerja agar masyarakat lokal bisa diserap sesuai kemampuan dan keahliannya masing-masing,” ujarnya.

Terkait persoalan perizinan proyek, H. Alawi berharap seluruh aspek administrasi dan birokrasi dapat ditempuh secara bertahap seiring berjalannya proses investasi.

“Intinya Pemerintah Kota Cilegon membuka pintu selebar-lebarnya untuk investor. Kita semua punya kewajiban menjaga iklim investasi agar tetap sejuk dan kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Penta Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Hidayat, mengapresiasi kekompakan SERANKAI yang dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.

“Saya berharap tenaga kerjanya maksimal dari orang Cilegon. Kalau pengusahanya orang Cilegon, maka perekrutannya juga akan banyak melibatkan masyarakat Cilegon,” ujarnya.

Ia menambahkan, Disnaker Kota Cilegon terus bergerak memastikan setiap proses rekrutmen memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan perusahaan.

“Untuk tenaga helper dan pekerjaan unskill, stok tenaga kerja lokal sangat memadai. Tidak perlu lagi mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat SERANKAI, H. Fakih Usman, menekankan pentingnya keberadaan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Ia berharap pemerintah daerah mampu memastikan adanya kuota khusus bagi tenaga kerja asal Kota Cilegon dalam setiap investasi yang masuk.

“Kalau investor masuk ke Cilegon, masyarakat Cilegon juga harus mendapatkan manfaat dan kesempatan kerja. Itu yang harus diperjuangkan bersama,” ujarnya.

Menurut H. Fakih, organisasi masyarakat, pemerintah, hingga pelaku usaha harus saling bersinergi agar investasi tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan dialog bersama sejumlah pihak terkait proyek industri yang sedang berjalan, sebelum akhirnya ditutup dengan makan bersama seluruh peserta kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

(Jie)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Hubungi Kami
Ok, Go it!